Tampilkan postingan dengan label 1. Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1. Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juli 2011

Tepung Gasol Sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Tepung beras umum digunakan sebagai makanan pertama yang dikenalkan kepada bayi saat mulai makan makanan padat. Tepung beras sangat aman dan jarang menimbulkan alergi.
Sebagai MPASI, tepung beras diolah menjadi bubur tepung dan disajikan dengan susu, buah atau sayur. Untuk pemberian dengan sayur, bisa sebagian air untuk memasak tepung beras diganti dengan air kaldu.
Tahapan perkenalan makanan sesuai umur bayi
  • Umur 6 bulan *),
  • Tipe : semi cair, frekuensi pemberian 1~2 kali per hari
    Sayuran : labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu
    Buah : pisang, pir, apel, alpukat, jeruk
  • Umur 7-8 bulan,
  • Tipe semi padat, frekuensi pemberian 2 kali per hari
    Sayuran : Asparagus, wortel, bayam, sawi, bit, lobak
    Buah : Mangga, peach, blewah, timun suri
    Lauk : Ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe
  • Umur 9-12 bulan,
  • Tipe padat, frekuensi 2~3 kali per hari
    Sayuran : Kacang merah, kacang kapri
    Buah : Melon
    Lauk : kambing, sapi muda, bebek, kuning telur, keju

*)MPASI sebaiknya diberikan kepada bayi mulai umur 6 bulan. Pemberian makanan tambahan antara usia 4-6 bulan hanya jika anak tidak mengalami penambahan berat badan yang adekuat atau sering minum susu tapi tampak lapar segera sesudahnya.
Perkenalkan bayi hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 ~ 4 hari untuk memastikan ada tidaknya reaksi alergi terhadap makanan tersebut.
Perhatikan makanan yang sering menjadi pemicu alergi adalah susu, telur, kacang, ikan, kedelai dan gandum.
Garam dan gula karena tidak memberikan tambahan nutrisi tetapi akan memperkenalkan suatu standar rasa enak pada lidah. Pemberian garam pada makanan bayi akan membuat ginjal bekerja berat. Sedangkan pemberian gula pada makan atau minuman bayi akan mengakibatkan kerusakan pada gigi saat gigi susu bayi tumbuh.
Sebagai ganti penggugah selera berikan kaldu atau berbagai bumbu yang biasa kita pakai (daun salam, seledri, daun bawang, bawang putih, dll).
Kaldu bisa dibuat dari daging ayam atau daging sapi. Masukkan potongan daging/tulang ayam/sapi ke dalam panci berisi air dengan perbandingan proporsional. Kecilkan api setelah air mendidih, biarkan agak lama sampai air menjadi gurih. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan bumbu yang biasa kita pakai. Untuk kaldu ayam bisa ditambahkan sedikit jahe, daun bawang dan seledri sedangkan untuk kaldu sapi boleh ditambahkan kayu manis dan cengkeh. Angkat dan dinginkan.
Air kaldu bisa disimpan difreezer 2~4 minggu. Buat dalam cetakan es batu kotak-kotak kecil. Ambil secukupnya pada saat akan digunakan.
Telur bisa diberikan sejak anak berusia 6 bulan. Berikan dulu bagian kuning telur karena bagian putih telur dapat memicu reaksi alergi.
Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sampai umur 1 tahun karena madu seringkali dicemari suatu jenis bakteri yang bisa menghasilkan racun pada saluran cerna bayi. Racun itu dikenal dengan toksin botulinum (infant botulism).
Pastikan alat-alat untuk mempersiapkan dan memasak makanan bayi dalam kondisi bersih. Sebaiknya gunakan alat yang terpisah/khusus.

Senin, 11 Juli 2011

Tepung Gasol Organik, Baik dan Aman Untuk Bayi Anda

Setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, bayi yang berumur 0-6 bulan sudah tercukupi gizinya melalui asi tetapi setelah berusia diatas 6 bulan bayi mulai membutuhkan asupan lainnya yaitu MPASI (Makanan Pendamping Asi), untuk memperkenalkan makanan yang merupakan suatu hal baru bagi bayi anda, alangkah baiknya anda memperkenalkan makanan yang alami dan aman.
Tepung Gasol Organik terbuat dari bahan alami dalam penanamannya tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida, dan tidak mengandung bahan pengawet, pemanis dan pewarna yang tentu saja berbahaya bagi kesehatan . Sehingga tepung gasol organik aman untuk buah hati anda.

Khusus untuk produksi tepung Gasol organik memang tidak dibuka untuk umum
mengingat proses harus selalu higienis. Keseriusan memproduksi tepung Gasol organik dapat dilihat dengan :

  • memperlihatkan mutu bahan baku yang dipakai
  • alat-alat produksi sederhana tapi berkualitas karena semua terbuat dari bahan dasar stailess steel.
  • packing yang food grade, mulai dari plastik pembungkus sampai dus yang digunakan
  • storage yang aman dan rapat, untuk menghindari tikus, semut, dll.
“Mengapa Tepung Gasol organik bisa tahan lama tanpa diberi pengawet ?”
Untuk mengawetkan makanan selain dengan bahan kimia sintetis bisa dengan beberapa cara misalnya diberi gula (contoh manisan), dengan garam (contoh telur asin), disangrai supaya bakteri dan kuman mati disamping itu kadar air menjadi rendah sehingga tidak ditumbuhi jamur (contoh tepung beras, kue kering, dll)
Tepung gasol organik bisa tahan lama tanpa pengawet karena dalam proses pengolahannya mengurangi kadar air dalam padi yang diolah sehingga tepung gasol organik dapat tahan lama.
TEPUNG GASOL ORGANIK ADALAH TEPUNG BERAS HOMEMADE YANG BISA DIBUAT SENDIRI DI RUMAH.
Kami membantu membuatkannya karena :
  1. Akan sulit mencari bahan yang bermutu baik, sedang tepung gasol organik memang ditanam sendiri
  2. Tidak tahu cara membuatnya
  3. Tidak ada waktu untuk membuatnya

Sumber : www.tepunggasol.com

Yuk, Mulai Makan Nasi Merah


Ingin memulai hidup lebih sehat? Cobalah mulai memasukkan aneka sumber nutrisi sehat seperti gandum atau biji-bijian. Nasi merah, nasi hitam atau roti gandum bukan hanya mengenyangkan tetapi bisa juga membuat tubuh lebih sehat!
Beberapa tahun terakhir ini gandum dan beras merah menjadi primadona bagi mereka yang melakukan program diet. Karena gandum mengandung serat yang tinggi, kaya mineral, dan j vitamin. Tak heran jika gandum termasuk ’superfood’ yang bisa mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, hingga kanker.
Tak hanya gandum saja tetapi masih ada jenis makanan lain berbahan biji-bijian yang bisa membantu program diet Ada 6 cara sederhana untuk mendapatkan konsumsi sumber karbohidrat sehat dalam menu harian.
Campuran Tepung Gandum Utuh
Jika suka membuat kue atau roti dan pizza, gantilah dengan tepung terigu dengan tepung gandum utuh. Tepung gandum utuh harganya yang relatif lebih mahal karena itu mulailah ganti sebagian tepung terigu biasa dengan sebagian tepung gandum.

Ganti Nasi Putih dengan Nasi Merah
Mulailah ganti nasi putih dengan beras merah atau beras hitam. Kadar gula pada beras merah atau beras hitam jauh lebih sedikit dibandingkan beras putih. Selain itu, kandungan seratnya jauh lebih tinggi dan vitamin B nya lebih banyak. Beras merah ataupun beras hitam sudah banyak ditemukan di pasar swalayan dengan pilihan beras biasa ataupun organik. Selain beras merah atau beras hitam, ada jenis gandum yang dikenal dengan nama bulgur, quinoa yang juga bisa digunakan sebagai pengganti nasi.

Cobalah Pasta Gandum Utuh
Gandum utuh kini tak hanya dijadikan bubur atau roti saja, tapi juga bisa dipakai untuk membuat pasta. Tak perlu repot membuatnya, karena kini banyak pasta berbahan dasar gandum dijual di pasaran. Pasta yang berasal dari gandum utuh lebih dianjurkan karena kadar seratnya tiga kali lebih banyak dari gandum biasa. Pasta dari gandum bisa menjaga kadar gula darah dalam kondisi normal.

Camilan dari Gandum dan Biji-bijian
Jangan hanya sampai makanan utama saja yang diganti dengan gandum dan biji-bijian, cobalah buat menu penutup dari gandum ataupun jenis bijian lainnya. Bisa juga memasukkan kacang-kacangan ke dalam muffin yang tepungnya sudah dicampur dengan tepung gandum utuh, atau tambahkan buah kering dan juga kacang-kacangan dengan yoghurt tawar. Selain menambah enak rasanya, juga lebih bermanfaat buat tubuh.

(eka/Odi)
sumber : detikfood.com

Beras Merah Organik, Beras Bernutrisi Tinggi

Beras merah mempunyai rasa sedikit seperti kacang dan lebih kenyal daripada beras putih, beras merah juga lebih bernutrisi daripada beras putih.
Di beberapa negara di Asia, beras merah dulunya dikaitkan dengan masa kemiskinan atau masa perang dan jarang sekali dikonsumsi kecuali oleh orang yang sedang sakit, manula, dan penderita sembelit. Beras merah juga sangat cocok untuk diet.
Kandungan Nutrisi dan Manfaat Beras Merah:
1. Mengandung lebih banyak magnesium.
Satu mangkuk (195 gr) beras merah masak mengandung 84 mg magnesium, sedangkan beras putih dalam jumlah yang sama hanya mengandung 19 mg magnesium.
2. Kaya akan fiber dan asam lemak.
Pada beras putih biasa, lapisan kulit padi bagian dalam ikut dikupas, maka kandungan minyak dalam lapisan tersebut yang kaya akan fiber dan selulosa juga akan hilang. Padahal beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan minyak pada lapisan kulit dalam padi tersebut dapat membantu menurunkan kolesterol LDL. Jadi nutrisi yang hilang termasuk fiber dan asam lemak. Sementara beras merah masih mengandung lapisan fiber dan selulosa tersebut.
3. Mencegah sembelit.
Karena kandungan fibernya yang tinggi, selain bernutrisi tinggi, beras merah juga mampu mencegah sembelit sehingga memperlancar pencernaan. Namun efek tersebut tergantung dari kebiasaan pengkonsumsi dan dicuci atau tidaknya beras merah tersebut sebelum dimasak.
4. Sangat cocok untuk diet.
Kandungan fiber yang tinggi juga membuat Anda lebih kenyang dan tidak mudah lapar sehingga cocok untuk pola diet. Salah satu contohnya, beras merah digunakan dalam hidangan diet makrobiotik, dimana teorinya adalah masakan yang tidak banyak mengalami pemrosesan dianggap lebih sehat.
5. Kaya akan asam amino dan GABA.
Salah satu cara memasak beras merah yang diketahui adalah dengan teknik Gamma-aminobutyric acid (GABA) atau germinated brown rice (GBR) yang mengemuka saat International Year of Rice. Caranya, beras merah direndam dalam air hangat (38OC) selama 20 jam sebelum dimasak seperti nasi putih biasa. Proses ini akan merangsang pengecambahan sehingga mengaktifkan beragam enzim dalam beras merah. Dengan cara memasak seperti ini, akan diperoleh kandungan asam amino yang lebih lengkap termasuk GABA. GABA juga sudah dikenal dapat meningkatkan hormon pertumbuhan pada manusia. Karena itulah beras merah sangat cocok bagi para binaragawan yang sangat membutuhkan protein asam amino untuk perkembangan ototnya dan sebagai pengganti beras putih biasa.
6. Merupakan sumber mineral mangan.
100 gram beras merah mengandung 1,1 mg mangaan atau mampu mencukupi 55% kebutuhan harian mineral mangaan.

Beras merah kini mudah didapatkan di mana-mana dengan harga yang cukup terjangkau. Beras merah dapat bertahan selama 6 bulan dalam kondisi normal. Penyimpanan dalam lemari pendingin atau penyimpanan tertutup dari udara luar dapat memperpanjang umur beras merah. Pendinginan beras merah, meskipun jarang-jarang juga dapat mencegah datangnya ngengat.
(sumber : http://www.sportindo.com)

Minggu, 10 Juli 2011

10 Manfaat Coklat Bagi Kesehatan


Jangan kebanyakan makan cokelat, nanti giginya rusak, ato jangan kebanyakan makan cokelat ntar endut. Itu merupakan kalimat-kalimat yang biasa kita dengar apabila kita terlalu banyak makan cokelat. Padahal ternyata cokelat mempunyai manfaat bagikesehatan tubuh kita seperti:
1. Tinggi Antioksidan
Cokelat mengandung flavanols, sejenis flavanoid yang berfungsi sebagai anti oksidan dan membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh.
2. Menurunkan Tekanan Darah
Dark chocolate dari beberapa hasil penelitian mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang mempunyai tekanan darah tinggi.
3. Menurunkan LDL Kolesterol
Makan coklat hitam secara teratur telah terbukti dapat menurunkan kolesterol LDL sebanyak 10 persen.
4. Anti Depresi Alami
Cokelat mengandung serotonin, anti-depresan alami. Cokelat juga merangsang produksi endorphin, yang menciptakan perasaan bahagia dan senang. Bahkan, dari salah satu penelitian menemukan bahwa cokelat yang  meleleh di dalam mulut akan menghasilkan perasaan menyenangkan yang jauh lebih lama dari pada berciuman penuh gairah. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa banyak orang akan memakan cokelat ketika mereka sedang tertekan.
5. Pelawan Kanker
Beberapa penelitian telah menemukan cokelat menjadi salah satu makanan terbaik melawan kanker bersama dengan makanan seperti anggur merah, blueberry, bawang putih, dan teh. Dua cara bagaimana cokelat bekerja untuk melawan kanker, yang pertama adalah dengan menghambat pembelahan sel dan yang kedua adalah mengurangi peradangan.
6. Mencegah Kerusakan Gigi
Penelitian telah menemukan bahwa theobromine dalam cokelat mampu mencegah kerusakan gigidengan menghilangkan streptokokus mutans, bakteri yang ditemukan di rongga mulut yang memberikan kontribusi terhadap kerusakan gigi.
7. Memperpanjang Umur dan Mengurangi Penyakit
Hasil penelitian di Belanda yang diikuti 200 pria di atas 20 tahun, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi sejumlah besar coklat, baik cokelat susu dan dark chocolate, hidup lebih lama dan telah menurunkan tingkat penyakit keseluruhan daripada pria yang makan cokelat sedikit atau tidak.
Untuk memperkuat hasil penelitian tersebut, ternyata Jeanne Louise Calment salah satu orang tertua, hidup sampai usia 122 mempunyai resep panjang umur bahwa dia mengkonsumsi dark chocolate sebesar 2,5 pon dalam seminggu.
8. Tinggi Magnesium
Tanaman kakao mengandung lebih tinggi magnesium dibandingkan dengan tanaman lain. Magnesium adalah mineral penting yang membantu dalam proses regulasi sistem pencernaan, saraf, dan kardiovaskuler. Karena itu banyak orang yang mengalami kekurangan magnesium, menambahkan dark chocolate yang kaya akan magnesium untuk dapat meningkatkan kesehatantubuhnya secara keseluruhan.
9. Pembersih Arteri
Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang dikandung dalam kakao mampu bekerjaseperti sapu yang membersihkan plak di dinding arteri.
10. Kesehatan Otak
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa coklat hitam baik untuk kesehatan otak. Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa cokelat mampu melindungi sel saraf otak dari kerusakan yang lebih lanjut pada saat terjadi serangan stroke. Dark chocolate juga telah diketahui mampu untuk meningkatkan memori otak manusia. Para peneliti di Institut Salk California menemukan bahwa suatu bahan kimia dalam coklat yang disebut epikatekin mampu meningkatkan memori tikus.

Sumber : gayahidupsehat.org

Sabtu, 09 Juli 2011

Efek Samping MSG

Pada era jaman serba canggih dan igin serba cepat membuat banyak orang inginnya serba instan. Salah satunya adalah makan makanan instan. Boleh saja sih, tapi tentunya jangan lupa dengan komposisi yang ada dalam makanan instan tersebut. Dan salah satu komposisi yang harus kita lihat adalah MSG ini. Secara kimiawi MSG adalah senyawa yang merupakan kombinasi dari +/- 10% air (H2O), 12% sodium (natrium) dan 78% glutamat. Secara penggolongan tentang makanan dan minuman di lembaga kesehatan MSG digolongkan sebagai zat penambah rasa (flavor additive).
Saya merasakan efek samping dari MSG ini sudah sejak lama. Mungkin semenjak SMA, tapi saat itu saya masih belum mengenal apa itu MSG yang terdapat dalam makanan yang saya makan di sekolah atau di luar rumah. Yang saya rasakan saat itu hanya pusing, sedikit mual, sariawan, setelah makan makanan ringan / berat yang mengandung vetsin / micin.
Hal ini juga yang membuat saya jadi enggan untuk membeli snack atau mie instant. Tapi tetep saja jajan bakso di luar, Cuma saya pesennya pak, tidak pakai micin yah.
Sekarang, saya baru tahu apa itu MSG dan apa efek samping jika kita konsumsi makanan yang mengandung MSG ini. Karena ada juga yang sensitive dengan MSG akan merasa pusing. Juga termasuk penderita asma, obesitas, apalagi anak autis. Badan mereka tidak dapat menerima MSG.
Ada juga orang yang mau peduli dengan efek samping MSG ini, ada juga yang tidak mau ambil pusing dan terus mengkonsumsi.

Sejarah Msg

Jurnal Chemistry Senses menyebutkan, Monosodium Glutamate (MSG) mulai terkenal tahun 1960-an, tetapi sebenarnya memiliki sejarah panjang. Selama berabad-abad orang Jepang mampu menyajikan masakan yang sangat lezat. Rahasianya adalah penggunaan sejenis rumput laut bernama Laminaria japonica. Pada tahun 1908, Kikunae Ikeda, seorang profesor di Universitas Tokyo, menemukan kunci kelezatan itu pada kandungan asam glutamat. Penemuan ini melengkapi 4 jenis rasa sebelumnya – asam, manis, asin dan pahit – dengan umami (dari akar kata umai yang dalam bahasa Jepang berarti lezat). Sementara menurut beberapa media populer , sebelumnya di Jerman pada tahun 1866, Ritthausen juga berhasil mengisolasi asam glutamat dan mengubahnya menjadi dalam bentuk monosodium glutamate (MSG), tetapi belum tahu kegunaannya sebagai penyedap rasa.
Seiring perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, diketahui bahwa rasa gurih dari makanan itu bisa didapat dari protein yang dipecah menjadi asam amino tertentu dengan menggunakan proses fermentasi , jadilah produk/bahan yang disebut MSG dan bahan bakunya kaya glukosa seperti tetes tebu (molasses), singkong, jagung, gandum, sagu/tapioca dan beras. MSG ini banyak digunakan dalam bahan makanan/masakan karena sifatnya yang gurih/umami itu. Dipasaran kita tahu berbagai produk yang telah beredar yang fungsinya membuat masakan menjadi gurih. Secara kimiawi MSG adalah senyawa yang merupakan kombinasi dari +/- 10% air (H2O), 12% sodium (natrium) dan 78% glutamat. Secara penggolongan tentang makanan dan minuman di lembaga kesehatan MSG digolongkan sebagai zat penambah rasa (flavor additive).
Sejak penemuan itu, Jepang memproduksi asam glutamat melalui ekstraksi dari bahan alamiah. Tetapi karena permintaan pasar terus melonjak, tahun 1956 mulai ditemukan cara produksi L-glutamic acid melalui fermentasi. L-glutamic acid inilah inti dari MSG, yang berbentuk butiran putih mirip garam. MSG sendiri sebenarnya tidak memiliki rasa. Tetapi bila ditambahkan ke dalam makanan, akan terbentuk asam glutamat bebas yang ditangkap oleh reseptor khusus di otak dan mempresentasikan rasa dasar dalam makanan itu menjadi jauh lebih lezat dan gurih.
Sejak tahun 1963, Jepang bersama Korea mempelopori produksi masal MSG yang kemudian berkembang ke seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Setidaknya sampai tahun 1997 sebelum krisis, setiap tahun produksi MSG Indonesia mencapai 254.900 ton/tahun dengan konsumsi mengalami kenaikan rata-rata sekitar 24,1% per tahun .
Pada perkembangannya, MSG menimbulkan isu pro & kontra karena dianggap menyebabkan berbagai jenis ketidaknyamanan dalam kesehatan, tetapi ada/banyak juga yang menganggapnya aman. Yang pasti badan dunia FAO (Food and Agricultural Organization) melalui JECFA (Joint Expert Commitee on Food Additive) pada evaluasi terhadap MSG yang terakhir pd thn 1987, memberikan status Acceptable Daily Intake (ADI) not specified atau dengan kata lain aman (sumber :Wikipedia).
Kita semua juga tahu segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik bagi tubuh kita, termasuk tentunya konsumsi yang berlebihan dari MSG.
Laporan FASEB 31 Juli 1995 menyebutkan, secara umum MSG aman dikonsumsi. Tetapi memang ada dua kelompok yang menunjukkan reaksi akibat konsumsi MSG ini. Pertama adalah kelompok orang yang sensitif terhadap MSG (25% dari populasi) yang berakibat muncul keluhan berupa : rasa panas di leher, lengan dan dada, diikuti kaku-kaku otot dari daerah tersebut menyebar sampai ke punggung. Gejala lain berupa rasa panas dan kaku di wajah diikuti nyeri dada, sakit kepala, mual, berdebar-debar dan kadang sampai muntah. Sedang kelompok kedua adalah penderita asma, yang banyak mengeluh meningkatnya serangan setelah mengkonsumsi MSG. Munculnya keluhan di kedua kelompok tersebut terutama pada konsumsi sekitar 0,5 – 2,5 g MSG. Sementara untuk penyakit-penyakit kelainan syaraf seperti Alzheimer dan Hungtinton chorea, tidak didapatkan hubungan dengan konsumsi MSG.
Pada awal tahun 1970an Dr. John Olney menemukan kalau tingginya kadar MSG dapat menyebabkan kerusakan system syaraf

dan otak pada tikus. Dan Kerusakan ini bersifat irreversibel.

Tapi hasil percobaan pada manusia hingga saat ini belum bisa dibuktikan, apakah hasilnya serupa. Beberapa pihak mengatakan dengan mengkonsumsi MSG maka bisa menimbulkan efek samping (Sindrom MSG) seperti pusing, ketegangan di sekitar wajah, keletihan, berkeringat, nafas yang pendek, nervus, dll. Belum lagi tingginya konsumsi dari MSG dikaitkan dengan masalah Obesitas. Sebagian mengatakan bahwa MSG sama sekali tidak mempunyai efek samping, karena tubuh kita sendiri bisa mencerna Glutamat dalam usus, bahkan tubuh kita sendiri juga memproduksi Glutamat dalam jumlah yang diperlukan untuk kepentingan metabolisme tubuh. Contohnya Glutamat berperan dalam siklus asam sitrat.
Dalam kasus tertentu, ada orang-orang yang metabolisme tubuhnya sensitive terhadap MSG / alergi terhadap MSG. Dan juga untuk anak2 autis yang disarankan untuk diet/menghindari zat tertentu antara lain MSG ini karena system metabolisme tubuhnya yang tidak seimbang sehingga tidak dapat menerima MSG

Sumber : kaldualsultan.com